Penyakit Hati: Menghina

Penyakit Hati: Menghina

Menghina, mencela, mengejek, meremehkan orang lain, atau membuat lelucon dengan mengorbankan mereka, merupakan salah satu penyakit hati. Nabi Musa a.s. mengatakan kepada kaumnya bahwa Allah telah memerintahkan mereka untuk mengorbankan seekor sapi. Mereka bertanya, “Apakah engkau mengolok-olok kami?” Musa a.s. menjawab, “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi sebodoh itu!” (QS Al-Baqarah [2]: 67). Karena…

Penyakit Hati: Lupa akan Nikmat

Penyakit Hati: Lupa akan Nikmat

Penyakit lupa akan nikmat, adalah kurang memahami dan kurang mengakui serta mengabaikan bahwa apa pun nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya) (QS Al-Nahl [16]: 53); pengabaian ini berbahaya. Nikmat-nikmat yang datang menghampiri kita, siang dan malam, tidak mampu kita hitung, sebagaimana diingatkan dalam Al-Quran (QS Ibrahim [14]: 34: jika kamu menghitung nikmat…

Penyakit Hati: Antipati terhadap Kematian

Penyakit Hati: Antipati terhadap Kematian

Definisi dan Pengobatan Antipati terhadap kematian digolongkan sebagai penyakit hati. Ia mengacu pada keengganan terhadap maut yang sedemikian kuatnya sehingga bahkan ketika ada yang menyebut tentang maut saja, orang bersangkutan akan lumpuh dalam ketakutan. Orang seperti itu, menurut Imam Mawlud, mengingkari kenyataan. Allah berfirman, Setiap jiwa akan merasakan mati (QS Ali ‘Imran [3]: 185); Katakanlah:…

Penyakit Hati: Tidak Mau Disalahkan

Penyakit Hati: Tidak Mau Disalahkan

Penyakit berikutnya adalah tidak mau disalahkan. Disalahkan memang bukanlah sesuatu yang secara alamiah akan disambut manusia dengan gembira. Suka disalahkan tentu berlawanan dengan sifat manusia. Namun, masalahnya muncul ketika rasa takut disalahkan bergabung dengan menggebu-gebunya hasrat untuk dipuji dan disetujui oleh orang lain, dan inilah yang sering terjadi. Definisi Jika seseorang risau akan “opini makhluk”,…

Penyakit Hati: Membual dan Sombong

Penyakit Hati: Membual dan Sombong

Definisi Imam Mawlud berikutnya berbicara tentang fakhr, yang merupakan praktik membanggakan diri yang menjijikkan. Yang sangat memuakkan adalah jika seseorang membual mengenai apa yang belum dia lakukan, atau jika dia belum mencurahkan upaya apa pun terhadap yang dia bualkan itu, seperti membual tentang leluhur seseorang dan tentang dirinya yang merupakan keturunan bangsawan pada masa lalu….

Penyakit Hati: Lalai

Penyakit Hati: Lalai

Definisi Kelalaian (ghaflah) adalah kurangnya memperhatikan apa yang jauh lebih penting dalam kehidupan seseorang ketimbang barang-barang materiel. Kelalaian adalah konsep kunci yang sering dibahas dalam risalah spiritual Islam dan disebut dalam banyak ayat Al-Quran. Imam Al-Junaid, seorang ulama terkemuka abad ke-9, mengatakan bahwa kelalaian adalah kuman yang menyebabkan semua penyakit kalbu. Kata Arab untuk orang…

Penyakit Hati: Amarah

Penyakit Hati: Amarah

Definisi Imam Mawlud mengatakan penyakit berikutnya sebagai “samudra yang meluap-luap”. Yang ia maksud adalah amarah atau murka yang amat besar (ghadhab), yang amat tepat jika dibandingkan dengan meluap-luapnya emosi yang, jika sudah keluar, sulit untuk ditahan. Kemarahan benar-benar merupakan sebuah fenomena yang luar biasa jika kita merenungkan sifat dan kemunculannya dalam kehidupan dan kepribadian manusia,…

Penyakit Hati: Menipu (Ghisy)

Penyakit Hati: Menipu (Ghisy)

Menipu (ghisy), adalah menyembunyikan kekurangan, cacat, atau bahaya, baik yang bersifat keagamaan atau duniawi, dari orang lain. Yang lainnya mengatakan bahwa menipu berarti membuat sesuatu yang tidak berguna atau cacat menjadi tampak berguna dan bermanfaat, atau membuat sesuatu yang buruk tampak menjadi baik. Salah satu hadis yang paling banyak diriwayatkan dalam tradisi Islam adalah, “Barang…

Penyakit Hati: ‘Ujub (Keangkuhan yang Sia-Sia)

Penyakit Hati: ‘Ujub (Keangkuhan yang Sia-Sia)

Definisi Penyakit hati berikutnya adalah ujub [dalam bahasa Arab: ‘ujb], yang terkait dengan kesombongan. Imam Al-Ghazali menyatakan bahwa agar bisa terwujud secara lahiriah, kesombongan membutuhkan dua orang: orang yang sombong dan orang yang menjadi sasaran kesombongan itu. Namun, pelaku ujub tidak membutuhkan orang kedua, karena dia kagum dengan dirinya sendiri; dia memuja bakat, harta, penampilan,…

Penyakit Hati: Pikiran Negatif

Penyakit Hati: Pikiran Negatif

Ada sesuatu yang sangat mudah kita miliki, tetapi berbahaya bagi persaudaraan dan merugikan pertumbuhan ruhani seseorang, yaitu memiliki prasangka buruk, anggapan tak berdasar, dan kecurigaan (zhann) terhadap orang lain. Hal ini berarti membiarkan dugaan tanpa fakta memasuki hati seseorang. Ini sangat berbahaya khususnya ketika seseorang menyimpan prasangka buruk terhadap orang yang tampak saleh, yang merupakan…

Penyakit Hati: Harapan Palsu

Penyakit Hati: Harapan Palsu

Imam Mawlud selanjutnya berbicara tentang “racun yang cepat bekerja” yang melahirkan kemelekatan yang kuat sekali terhadap urusan-urusan duniawi, yang merupakan penyebab dari banyak penyakit hati. Racun ini adalah panjang angan-angan (tathwil al-‘amal), yaitu meyakinkan diri sendiri bahwa kematian masih jauh—suatu keadaan mental yang menyebabkan orang menjalani kehidupan mereka sehari-hari seolah-olah mereka akan hidup selamanya. Bahaya…